Rabu, 20 Juni 2012

RPP PAI untuk SMP


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)


Sekolah
:
......................................
Mata Pelajaran
:
Pendidikan Agama Islam
Kelas / Semester
:
VII / 1
Standar Kompetensi
:
1. Menerapkan Hukum bacaan ”Al” Syamsiyah dan ”Al”Qomariyah
Kompetensi Dasar
:
1.1. Menjelaskan hukum bacaan bacaan ”Al” Syamsiyah dan ”Al”Qomariyah
Alokasi Waktu           
:
2 X  40 menit ( 1 pertemuan)

Tujuan Pembelajaran 
  • Siswa dapat menjelaskan pengertian "Al" Syamsiyah, "Al" Qamariyah dan menyebutkan huruf-huruf  Syamsiyah maupun Qamariyah dengan Tekun ( diligence ) Tanggung jawab ( responsibility )

Karakter  siswa yang diharapkan :       Dapat dipercaya ( Trustworthines)
Rasa hormat dan perhatian ( respect )
Tekun ( diligence )
Tanggung jawab ( responsibility )

Materi Pembelajaran   
  • Pengertian "Al" Syamsiyah
  • Pengertian "Al" Qamariyah
  • Huruf-huruf  Syamsiyah
  • Huruf-huruf Qamariyah

Materi Kegiatan Pendahuluan :
Pengertian & Hukum
Pengertian Tajwid menurut bahasa (ethimologi) adalah: memperindah sesuatu.
Sedangkan menurut istilah, Ilmu Tajwid adalah pengetahuan tentang kaidah serta cara-cara membaca Al-Quran dengan sebaik-baiknya.

Tujuan ilmu tajwid adalah memelihara bacaan Al-Quran dari kesalahan dan perubahan serta memelihara lisan (mulut) dari kesalahan membaca.

Belajar ilmu tajwid itu hukumnya fardlu kifayah, sedang membaca Al-Quran dengan baik (sesuai dengan ilmu tajwid) itu hukumnya Fardlu ‘Ain.

Dalil Wajib Mempraktekkan Tajwid Dalam Setiap Pembacaan Al-Qur’an:

  1. Dalil dari Al-Qur’an.

    Firman Allah s.w.t.:

    Artinya: Dan bacalah Al-Qur’an itu dengan perlahan/tartil (bertajwid)
    [Q.S. Al-Muzzammil (73): 4].

    Ayat ini jelas menunjukkan bahwa Allah s.w.t. memerintahkan Nabi s.a.w. untuk membaca Al-Qur’an yang diturunkan kepadanya dengan tartil, yaitu memperindah pengucapan setiap huruf-hurufnya (bertajwid).

    Firman Allah s.w.t. yang lain:

    Artinya: Dan Kami (Allah) telah bacakan (Al-Qur’an itu) kepada (Muhammad s.a.w.) secara tartil (bertajwid) [Q.S. Al-Furqaan (25): 32].
  2. Dalil dari As-Sunnah.

    Dalam hadits yang diriwayatkan dari Ummu Salamah r.a. (istri Nabi s.a.w.), ketika beliau ditanya tentang bagaiman bacaan dan sholat Rasulullah s.a.w., maka beliau menjawab:

    Artinya: "Ketahuilah bahwa Baginda s.a.w. sholat kemudian tidur yang lamanya sama seperti ketika beliau sholat tadi, kemudian Baginda kembali sholat yang lamanya sama seperti ketika beliau tidur tadi, kemudian tidur lagi yang lamanya sama seperti ketika beliau sholat tadi hingga menjelang shubuh. Kemudian dia (Ummu Salamah) mencontohkan cara bacaan Rasulullah s.a.w. dengan menunjukkan (satu) bacaan yang menjelaskan (ucapan) huruf-hurufnya satu persatu." (Hadits 2847 Jamik At-Tirmizi)

    Dalam hadits yang diriwayatkan dari Abdullah Ibnu ‘Amr, Rasulullah s.a.w. bersabda:

    Artinya: "Ambillah bacaan Al-Qur’an dari empat orang, yaitu: Abdullah Ibnu Mas’ud, Salim, Mu’az bin Jabal dan Ubai bin Ka’ad." (Hadits ke 4615 dari Sahih Al-Bukhari).
  3. Dalil dari Ijma' Ulama.

    Telah sepakat para ulama sepanjang zaman sejak dari zaman Rasulullah s.a.w. sampai dengan sekarang dalam menyatakan bahwa membaca Al-Qur’an secara bertajwid adalah suatu yang fardhu dan wajib. Pengarang kitab Nihayah menyatakan: "Sesungguhnya telah ijma’ (sepakat) semua imam dari kalangan ulama yang dipercaya bahwa tajwid adalah suatu hal yang wajib sejak zaman Nabi s.a.w. sampai dengan sekarang dan tiada seorangpun yang mempertikaikan kewajiban ini."

Tingkatan Bacaan
Terdapat 4 tingkatan atau mertabat bacaan Al Quran yaitu bacaan dari segi cepat atau perlahan:
  1. At-Tahqiq:
    Bacaannya seperti tartil cuma lebih lambat dan perlahan, seperti membetulkan bacaan huruf dari makhrajnya, menepatkan kadar bacaan mad dan dengung.

    Tingkatan bacaan tahqiq ini biasanya bagi mereka yang baru belajar membaca Al Quran supaya dapat melatih lidah menyebut huruf dan sifat huruf dengan tepat dan betul.
  2. Al-Hadar:
    Bacaan yang cepat serta memelihara hukum-hukum bacaan tajwid. Tingkatan bacaan hadar ini biasanya bagi mereka yang telah menghafal Al Quran, supaya mereka dapat mengulang bacaannya dalam waktu yang singkat.
  3. At-Tadwir:
    Bacaan yang pertengahan antara tingkatan bacaan tartil dan hadar, serta memelihara hukum-hukum tajwid.
  4. At-Tartil
    Bacaannya perlahan-lahan, tenang dan melafazkan setiap huruf dari makhrajnya secara tepat serta menurut hukum-hukum bacaan tajwid dengan sempurna, merenungkan maknanya, hukum dan pengajaran dari ayat.

    Tingkatan bacaan tartil ini biasanya bagi mereka yang sudah mengenal makhraj-makhraj huruf, sifat-sifat huruf dan hukum-hukum tajwid. Tingkatan bacaan ini adalah lebih baik dan lebih diutamakan.

Tanda Tanda Baris
  1. Baris di atas (Fathah)
    Memberikan bunyi vokal 'a', contoh: (ba)
  2. Baris di bawah (Kasrah)
    Memberikan bunyi vocal 'i', contoh: (bi)
  3. Baris di hadapan (Dhammah)
    Memberikan bunyi vokal 'u', contoh: (bu)
  4. Tanda mati (Sukun)
    Tanda sukun di atas sebuah huruf berarti huruf itu mati, contoh: (ab)
  5. Baris dua di atas (Fathatain)
    Memberikan bunyi 'an', contoh: (ban).
  6. Baris dua di bawah (Kasratain)
    Memberikan bunyi 'in', contoh: (bin).
  7. Baris dua di hadapan (Dhammatain)
    Memberikan bunyi 'un', contoh: (bun).
  8. Sabdu di atas (Syaddah Fathah)
    Contoh: (abba).
  9. Sabdu di bawah (Syaddah Kasrah)
    Contoh: (abbi).
  10. Sabdu di hadapan (Syaddah Dhammah)
    Contoh: (abbu).
  11. Sabdu dua di atas (Syaddah Fathatain)
    Contoh: (abban).
  12. Sabdu dua di bawah (Syaddah Kasratain)
    Contoh: (abbin).
  13. Sabdu dua di hadapan (Syaddah Dhammatain)
    Contoh: (abbun).
  14. Fathah-alif dibaca panjang 2 harakat (hitungan)
    Contoh: (baa).
  15. Kasrah-alif dibaca panjang 2 harakat (hitungan)
    Contoh: (bii).
  16. Dhammah terbalik dibaca panjang 2 harakat (hitungan)
    Contoh: (buu).
  17. Maddah dibaca panjang antara 3 sampai dengan 4 harakat (hitungan)
    Contoh: (baaa) .

Materi Kegiatan Inti :

Hukum bacaan “Al” Syamsiyah dan “Al” Qamariyah

Pengertian Al syamsiyah
  1. Al” Syamsiyah adalah “Al” atau alif lam yang dirangkai dengan kata benda (isim) yang diawali dengan salah satu dari huruf-huruf syamsiyah. Syamsiah artinya seperti matahari
  2. Jumlah huruf syamsiyah ada 14 huruf, yaitu huruf-huruf hijaiyah selain huruf-huruf qamariyah (seperti di bawah), yakni ط ث ص ر ت ض ذ ن د س ظ ز ش ل.
  3. Cara membaca “Al” Syamsiyah adalah dengan memasukkan (mengidghamkan) “Al” (lam sukun) ke huruf-huruf syamsiyah sehingga bacaan lam sukunnya hilang dan lebur ke dalam huruf syamsiyah yang mengikutinya. Karena membacanya dengan diidghamkan, maka hukum bacaan “Al” Syamsiyah sering juga disebut dengan Idgham Syamsiyah ( إِدْغَامْ شَمْسِيَّةْ )
-contoh bacaan
 No.
Tertulis
Dibaca
Keterangan
 1.
اَلطَّآمَّةُ
اَطْ طَاآمَّةُ
اَلْ

ط
 2.
اَلثَّاقِبُ
اَثْ ثَاقِبُ
اَلْ

ث
 3.
اَلصَّبُوْرُ
اَصْ صَبُوْرُ
اَلْ

ص
 4.
اَلرَّحِيْمُ
اَرْ رَحِيْمُ
اَلْ

ر
 5.
اَلتَّوَّابُ
اَتْ تَوَّابُ
اَلْ

ت
 6.
اَلضُّحىٰ
اَضْ ضُحىٰ
اَلْ

ض
 7.
اَلذِّكْرُ
اَذْ ذِكْرُ
اَلْ

ذ
 8.
اَلنَّعِيْمُ
اَنْ نَعِيْمُ
اَلْ

ن
 9.
اَلدَّاعِىْ
اَدْ دَاعِىْ
اَلْ

د
10.
اَلسَّمِيْعُ
اَسْ سَمِيْعُ
اَلْ

س
11.
اَلظِّلُّ
اَظْ ظِلُّ
اَلْ

ظ
12.
اَلزُّوْرُ
اَزْ زُوْرُ
اَلْ

ز
13.
اَلشَّكُوْرُ
اَشْ شَكُوْرُ
اَلْ

ش
14.
اَللَّيْلُ
اَلْ لَيْلُ
اَلْ

ل

Pengertian Al Qamariyah
1.      Al” Qamariyah adalah “Al” yang dirangkai  dengan kata benda (isim) yang diawali dengan salah satu dari huruf-huruf qamariyah. Qamariyah artinya seperti Bulan
  1. Jumlah huruf qamariyah ada 14 huruf, seperti terangkum dalam rangkaian huruf atau kalimat: yaitu huruf-huruf ( ا ب غ ح ج ك و خ ف ع ق ي م ه ).
  2. Cara membaca “Al” Qamariyah harus jelas (izhhar), yakni tetap kelihatan bacan lam sukunnya. Karena itulah hukum bacaan “Al” Qamariyah sering disebut dengan Izhhar Qamariyah (إِظْهَارْ قَمَرِيَّةْ).
Contoh-contoh bacaan
“Al” Qamariyah .
No.
Tertulis
Dibaca
Keterangan
 1.
اَْلاَحَدُ
اَلْ اَحَدُ
اَلْ

أ
 2.
اَْلبَصِيْرُ
اَلْ بَصِيْرُ
اَلْ

ب
 3.
اَْلغَفُوْرُ
اَلْ غَفُوْرُ
اَلْ

غ
 4.
اَْلحَلِيْمُ
اَلْ حَلِيْمُ
اَلْ

ح
 5.
اَْلجَحِيْمُ
اَلْ جَحِيْمُ
اَلْ

ج
 6.
اَْلكَرِيْمُ
اَلْ كَرِيْمُ
اَلْ

ك
 7.
اَْلوَدُوْدُ
اَلْ وَدُوْدُ
اَلْ

و
 8.
اَْلخَبِيْرُ
اَلْ خَبِيْرُ
اَلْ

خ
 9.
اَْلفَتَّاحُ
اَلْ فَتَّاحُ
اَلْ

ف
10.
اَْلعَلِيْمُ
اَلْ عَلِيْمُ
اَلْ

ع
11.
اَْلقَدِيْرُ
اَلْ قَدِيْرُ
اَلْ

ق
12.
اَْليَوْمُ
اَلْ يَوْمُ
اَلْ

ي
13.
اَْلمُؤْمِنُ
اَلْ مُؤْمِنُ
اَلْ

م
14.
اَْلهَادِىْ
اَلْ هَادِىْ
اَلْ

ه

Perbedaan Alif Lam Syamsiah dan Alif Lam Qomariah


No

Alif Lam Syamsiah

Alif Lam Qomariyah
1
Pada alif Lam syamsiah terdapat tanda tasyidَّ
Pada alif lam Qomariyah terdapat tanda sukun / mati ْ
2.
.
Huruf اَلْ pada Alif lam Syamsiah tdk dibaca al melainkan lebur kedalam huruf didepanya
Huruf l اَلْ pada Al Qomariyah dibaca al  ( jelas al nya )
3.
Didepan Huruf اَلْ terdapat huruf syamsiah
Didepan Huruf اَلْ terdapat huruf al qomariyah

4.

Hurufnya ada 14 yaitu ط ث ص ر ت ض ذ ن د س ظ ز ش ل

Hurufnya ada 14 yaitu ا ب غ ح ج ك و خ ف ع ق ي م ه

Sumber :
http://sisvo.yolasite.com/al-syamsiah-al-qomariah.php

Metode Pembelajaran 
  • Ceramah
  • Tanya jawab
  • CTL

Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan Pendahuluan
  • Guru bertanya mengenai ilmu tajwid.
  • Guru memotivasi siswa mengenai keutamaan belajar ilmu tajwid dan manfaatnya.
  • Guru memilih beberapa siswa yang mempunyai kemampuan membaca Al Qur'an di atas rata-rata untuk menjadi .
  • Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok kecil (small group) dan menempatkan dalam setiap kelompok secara bertanggungjawab

Kegiatan Inti
1). Eksplorasi
·         Guru menjelaskan ketentuan-ketentuan bacaan Alif Lam Syamsiyah dan Alif lam Qamariyah.
2).  Elaborasi
·         Guru memberi penjelasan singkat mengenai pengertian “Al” Syamsiyah dan Qamariyah
3) Konfirmasi
·         Siswa mencari, menemukan, dan mengklasifikasikan huruf-huruf syamsiyahd an qamariyah dalam kelompok masing-masing.
·         Siswa  Siswa Sugi dan Siswa berdiskusi dan mengidentifikasi lafaz yang mengandung bacaan Alif Lam Syamsiyah dan Qamariyah, menyampaikan kesulitan-kesulitan yang dialami dalam kelompok masing-masing, guru sebagai fasilitator.

Kegiatan Penutup
·         Guru bersama siswa melakukan refleksi mengenai kegiatan belajar dalam KD ini. Bermanfaat atau tidak ? Menyenangkan atau tidak ?

Sumber Belajar           
·        Buku Ayo Belajar Agama Islam untuk SMP, 
·        LKS MGMP PAI
·        Mushaf Al-Qur’an
·        VCD pembelajaran

Penilaian    :                 
Indikator Pencapaian Kompetensi
Teknik Penilaian
Bentuk Instrumen
Instrumen / Soal
§  Menjelaskan pengertian hukum bacaan “Al”  Syamsiyah
§  Menyebutkan contoh-contoh bacaan “Al” Syamsiyah
§  Menjelaskan pengertian hukum bacaan “Al” Qamariyah
§  Menunjukkan contoh-contoh hukum bacaan “Al” Qamariyah
Tes tertulis

Tes isian

§  Jelaskan pengertian “Al” Syamsiyah !
§  Sebutkan huruf-huruf syamsiyah !
§  Jelaskan pengertian “Al” Qamariyah !
§  Sebutkan huruf-huruf qamariyah!
§  Apakah arti lafal syamsiyah?
§  Apakah arti lafaz qamariyah?
§  Mengapa “Al” Syamsiyah disebut juga idgham syamsiyah?
§  Mengapa “Al” Qamariyah disebut juga izhar qamariyah?

Lembar Instrumen Penilaian
No
Nama
Soal/Portofolio
Skor


























........................., ................ 20.....
Mengetahui                                                     Guru Mapel PAI
Kepala Sekolah



________________                                        ___________________
NIP                                                                   NIP                   


Saran Kepala Sekolah:
...........................................................................................................................................................
...........................................................................................................................................................
...........................................................................................................................................................
           
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
                                                                                           

Sekolah
:
......................................
Mata Pelajaran
:
Pendidikan Agama Islam
Kelas / Semester
:
VII / 1
Standar Kompetensi
:
1. Menerapkan Hukum bacaan ”Al” Syamsiyah dan ”Al”Qomariyah
Kompetensi Dasar
:
1.2. Membedakan  hukum bacaan bacaan ”Al” Syamsiyah dan ”Al”Qomariyah
Alokasi Waktu           
:
2 X  40 menit ( 1 pertemuan)

Tujuan Pembelajaran 
  • Siswa dapat membedakan  hukum bacaan bacaan ”Al” Syamsiyah dan ”Al”Qomariyah dari segi tulisan maupun bacaan.

Karakter siswa yang diharapkan :        Dapat dipercaya ( Trustworthines)
Rasa hormat dan perhatian ( respect )
Tekun ( diligence )
Materi Pembelajaran   
  • Perbedaan lafaz yang mengandung "Al" Syamsiyah dengan "Al" Qamariyah dari segi tulisan.
  • Perbedaan lafaz yang mengandung "Al" Syamsiyah dengan "Al" Qamariyah dari segi bacaan.

Metode Pembelajaran 
  • Ceramah
  • Tanya jawab
  • CTL

Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan Pendahuluan
  • Guru bertanya mengenai pengertian “Al” Syamsiyah dan Qamariyah.
  • Guru memilih beberapa siswa yang mempunyai kemampuan membaca Al-Qur'an di atas rata-rata untuk menjadi .
  • Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok kecil (small group) dan menempatkan dalam setiap kelompok.

Kegiatan Inti
1). Eksplorasi
·         Guru memaparkan contoh-contoh lafaz yang mengandung “Al” Syamsiyah dan qamariyah, siswa diperintahkan mencari informasi tentang perbedaan dari segi tulisan.

2).  Elaborasi
·         Siswa Siswa Sugi dan Siswa mencari, menemukan, dan mengklasifikasikan contoh-contoh “Al” Syamsiyah dan qamari-yah bersama kelompoknya masing-masing.
·         Siswa diberi tugas oleh guru tentang perbedaan bacaan antara lafadz Syamsiyah dan  Komariyah
·         Guru mendemonstrasikan cara membaca lafaz yang mengandung bacaan Alif Lam Syamsiyah dan Alif lam Qamariyah, siswa menyimak dan menemukan perbedaannya.
·         Siswa Sugi dan Siswa menemukan dan mengemukakan perbedaan bacaan “Al” Syamsiyah dan Qamariyah.

3) Konfirmasi
o   Guru memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik,
o   Guru mengkonfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi peserta didik melalui berbagai sumber,
o   Guru menanyakan kepada siswa  tentang refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan,
o   Guru memfasilitasi peserta didik untuk memperoleh pengalaman yang bermakna dalam mencapai kompetensi dasar:


Kegiatan Penutup
·         Guru bersama siswa melakukan refleksi mengenai kegiatan belajar mengajar hari ini. Bermanfaat atau tidak? Menyenangkan atau tidak?
·         Guru memberi tugas agar siswa mengerjakan LKS di rumah.

Sumber Belajar           
·        Buku Ayo Belajar Agama Islam untuk SMP, 
·        LKS MGMP PAI
·        Mushaf Al-Qur’an
·        VCD pembelajaran

Penilaian                     
Indikator Pencapaian Kompetensi
Teknik Penilaian
Bentuk Instrumen
Instrumen / Soal
§  Menyebutkan ciri-ciri hukum bacaan “Al” Syamsiyah.
§  Menyebutkan ciri-ciri hukum bacaan “Al” Qamariyah.
§  Membandingkan ciri-ciri hukum bacaan “Al” Syamsiyah dan “Al” Qamariyah.
Tes tertulis

Tes isian

§  Sebutkan ciri-ciri hukum bacaan “Al” Syamsiyah.
§  Sebutkan ciri-ciri hukum bacaan “Al” Qamariyah.
§  Bandingkan ciri-ciri hukum bacaan “Al” Syamsiyah dan “Al” Qamariyah.
§  Lafaz   اَلْغَفُوْرُ  mengandung bacaan “Al”  
§  Lafaz   اَلسَّلاَمُ  mengandung bacaan “Al”  
§  Ayat   غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ  mengandung bacaan “Al”  
§  Ayat   قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسٍ  mengandung bacaan “Al”  
§  Ketika membaca “Al” Syamsiyah, bunyi  lam-nya melebur ke dalam huruf sesudahnya, sedangkan ketika membaca “Al” Qamariyah bunyi lam-nya  

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar